Lompat ke isi utama
Wamena, Papua Pegunungan Senin sampai Jumat, 08.00 hingga 15.00 WIT
Lambang STT Arastamar Wamena
LP2kM Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STT Arastamar Wamena
Beranda / Basis Data Penelitian / Tahapan Misi Pemuridan: Sebuah Usulan Kepada…

Rincian Kegiatan

Selesai

Tahapan Misi Pemuridan: Sebuah Usulan Kepada Guru PAK Berdasarkan Eksegesis Injil Matius 4:18-22

Ketua PelaksanaSensius Amon Karlau
Anggota-
Program StudiTeologi
SkemaPenelitian Mandiri
Tahun2024
Sumber DanaMandiri
Bidang KajianTeologi Kontekstual Papua
LuaranArtikel pada jurnal Meforas pada tahun 2024
DanaRp 250.000

Abstrak

Penelitian ini adalah sebuah usulan mengenai tahapan misi pemuridan berdasarkan eksegesis Injil Matius 4:18-22. Rupanya, sejumlah aktivitas yang dilakukan guru PAK belum memberi porsi yang maksimal bagi kepentingan misi pemuridan. Ironisnya lagi, penekanan pada aspek teoritis yang kaku dan membosankan ikut mendistorsi maksud fundamental dari amanat pemuridan sebagaimana dilakukan Yesus pada kisah awal pemanggilan murid-murid-Nya. Kajian mendalam pada topik ini bertolak dari metode hermeneutik, disertai pendekatan kepustakaan yang mengarah pada analisis latar teologis, sosial, konteks dan leksikal pada teks Injil Matius 4:18-22. Menariknya, ditemukan bahwa misi pemuridan Yesus terkonstruksi secara universal, mendesak dan berkelanjutan. Karenanya, intensitas misi pemuridan semestinya terakselerasi melalui berbagai tahapan dan terinisiasi melalui tindakan mencari, memanggil serta berkomitmen untuk menjadi figur yang dapat dicontoh. Inilah tahapan misi pemuridan yang dapat diimplikasikan oleh setiap guru PAK hingga terwujudnya relasi personal antar seorang murid dengan Yesus sebagai Guru, Tuhan dan Juruselamat pribadi dalam jaminan penyertaan Allah Bapa.